Warna sama, satu kena angin, yang lain juga.
Tapi, satu terinjak, yang disekitarnya aja yang juga terinjak.
Kita itu juga kayak air.
Jernih tapi bisa kotor kalau ada hal yang ga diinginkan datang.
Kita juga kayak kerbau sama burung jalak.
Simbiosis mutualisme.
Kerbau butuh burung jalak buat ngebersihin kutu di punggungnya,
Burung jalak bisa dapat makanan.
Kita juga kayak artis terkenal dan fansnya,
Para artis berkata. "Kalo nggak ada fans, kita nggak mungkin jadi kayak gini sekarang."
Sama, kalo nggak ada kalian, kita nggak mungkin jadi kayak gini sekarang.
Mungkin kita sering ngegalau karena nggak mau pisah sama teman lama.
Tapi banyak orang berkata dan cenderung mengejek. "Halah, kayak mau nggak ketemu beberapa tahun aja." atau "Kayak mau mati besok aja." atau juga "Kayak kamu nggak punya teman lain aja." ada juga yang "Dasar anak alay."
Dan aku berpikir. "Kayak kamu nggak punya perasaan aja." "Kayak kamu nggak pernah punya teman lama aja." "Kayak kamu nggak alay mencintai keluargamu aja." "Kayak kamu nggak pernah punya momen terfavorit yang nggak bisa dilupain aja."
Dan jika kamu berkata tidak dari semua pikiran ku tadi. Aku pikir kamu hidup di dunia ini cuma asal muncul dan nggak bisa cari hikmah dari apa yang mau lakukan. And, please if you know that, think twice.
Ya, dari semua itu, itu adalah cerita yang berhubungan sama apa yang aku rasakan sekarang. Pisah dari teman yang selama 1 tahun tertawa bersama, dimarahin bersama, ngeceng bersama, belajar bersama, sampai ngurusin masalah aja bersama. Aku pisah sama anakanak 7A.
Aku inget pas kita di marahin karena nggak bisa diem dikelas. Apalagi pas guru sampai keluar dari kelas dan nggak mau ngajar lagi. Dan dengan polosnya Izul (@izulfikar71) berkata "Ojok ngamuk ta bu. Nanti bu nya keluar lagi" (jangan marah bu. ...)
Emang, sebenarnya kita itu ada tekad buat berubah jadi nggak 'berandalan' lagi, jadi nggak 'brutal' lagi. Tapi apa daya? Masuk kuping kanan, keluar kuping kiri. Faktor kebersamaan yang kuat kali ya. Wkwk.
Banyak banget sisi 'berandalan' dan 'brutal' yang kita lakuin. Mulai dari a sampai z. Mungkin kalau kita bahas ini dari semester 1 sampai akhir semester 2, aku harus pakai kekuatan teleportation (pengendali waktu) milik Kai Exo K. Mungkin juga butuh waktu setahun. Mungkin juga bisa jadi buku. :D
Yang paling aku ingat memanglah brutalnya 7A. Saat telat ke masjid. Jadi 'pendekar' buat naik jendela kelas yang pintunya ke kunci. Apalagi saat guru melihat Azam (@Azamalfian05) mbully salsha (@salshabillaput5). Ada juga saat mecahin pigura. Adajuga yang mecahin kaca jam. Apalagi main bola di kelas. Selain itu, kunci pun sering ilang. Jurnal jarang keisi. Rizaldy (@Rizaldy_king) yang jarang mbayar uangkas. Ada juga Aini (@AiniaRachmayuni) yang sering pinjem uangkas buat mbayar pulsa. Adajuga aku yang sekali ilang barang nyarinya kemana-mana. Flashdisk penting diilangin Izul (@izulfikar71) aja stresnya nggak karuan. Akhirnya ketemu karena kecuci. Izul (@izulfikar71) yang juga sering mecahin suasana kelas dengan aksi konyolnya. Ada juga rame cuma gara ngomongin kpop. Atau ngomongin Teater. Nyanyiannya Robih (@MRobihRizqullah). Persahabatan yang aneh ala ArFan couple. Arsyad Irfan. Warnet di kelas apalagi. Banyak lagi kebrutalan 7A. Tapi, hanya bisa menjadi kenangan :'
Karena brutal ini, sering mucul konflik antar anggota. Kayak ngurusin bazaar. Ngurusinnya ribet sendiri. Sampai Fina (@syrfna) marah gara2 omongannya ga didengerin sama anggota lain. Rizaldy (@Rizaldy_king) yang disuruh ngambil tempat pentol, yang diambil termos air panas. Apalagi masalah mading. Yang udah susah2 dibuat, Rusak. Pas ditempel, langsung jatuh pula. Hzzz.
Masalah ini paling ga bisa mimin lupain. Pas beatbox.an pake nama ayahnya mubin (@isaaq08). Dan dia nya hanya ketawa. Emang sih. anak 7A sering banget ngomongin nama ortu. Yang ini lah yang itulah. Azzz :D
Pas ada PR.
*pagi*
Q: "Heeee ada PR taa?"
A: "Adaaaa"
Q: "Lho apaaa"
A: "Fisikaaaaa."
Z: "Heee yang mana?"
Q: "Liat po'o"
A: "Tak ajarin ajaa."
Q: "aku maunya liat."
A: "Kamu loooo."
*ngerampas buku*
Z: "heee aku juga belom ngerjain."
Q: "Ini kok bisa kayak gini?"
A: "kan blablabla."
Q: "oalaah."
Pas UH.
A: "Selain pr itu ada UH juga looo."
Q: "Ha? Masa'?"
Bareng: "Iya peeek."
Q: "Bab apaa?"
A: "Bab ini."
Q: "Lho yang mana? belom diajarin perasaaan."
Bareng: "UDAAAAAH!!!!"
****
Q: "He aku nggak paham yang ini. Ajarin po'ooo"
Ini sih, kebiasaan obrolan kita pas ada PR atau UH. Lucuu :3
Masalah Kpop:
A: "Heeee, liat MUBANK TAAA?"
B: "Nggak peek. Aku disuruh belajaar."
A: "Aku gara-gara itu sampai ga belajar peek."
*****
*liat video*
A: "Teen Top!!!"
B: "Chunji aaaaa"
A: "L. Joe!"
B: "Chunji!!"
A: "Chunji kemarin habis ke rumah ku kok yeek. Ngajak dinner :p"
B: "Aku ketemu L. Joe di jalan."
C: "Apa rek? Baekhyun taa? Manaaaa???"
A+B: "Teeen tooop! Bukan Exooooo"
C: "Aku maunya Baekhyun!!"
A: "Baekhyun mari tak emplok mau." (Baekhyun habis aku makan tadi)
C: "Heeeeeeeee. Baekhyun!"
B: "Chunji!"
A: "L. Joe!"
D: "Siwon"
F: "Opo? Suwon? Yooo, podopodo." (Apa? Suwon (terimakasih)? Yaaa, samasama)
D: "Kon looooo." (Kamu looo)
Heboh pol kalo udah ngomongin ini --"
Buanyak lagi sebenarnya. Tapi aku bingung mau apa lagi. --"
Pokoknya dari 28 Siswa yang terdiri dari 14 Cowok sama 14 Cewek ini udah nyet di hati deh pokoknya :D
Satu lagi nih. Pas Classmeeting. Kompak pol. Udah gitu.
Adalagi. Yang nggak aku sukai dari 7A itu gatau kenapa kalo diajak kumpul bareng, tiba-tiba udah buat acara sendiri. Nggak asik jadinya. yang aslinya aku mau main sama semua, malah ngilang entah kemana.
Yaudah lah. A group of 28 students called Apita. I'm gonna miss them. I wont forget this memories. Jadilah melody nyanyian yang sering kita nyanyikan. Jadilah seperti oksigen yang selalu kita hirup setiap hari. Jadilah seperti gadget yang sering kita pegang dan ga mau itu hilang. Jadilah keluarga kita yang nggak mau kita rusak. Sekian. I'm gonna miss you all. I hope you remember this also :3
Thx for reading ^^
Sorry for all mistakes.
Don't be bored to vist my blog ^^
Follow ~> @diangraciani
Follow us ~> @ApitaArekPituA
-Dian-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar